Tips

Menjadi Facebook Marketing Yang Handal

Facebook. Siapa sih di jaman sekarang ini yang tidak tahu jenis jejaring sosial yang satu ini. Hampir seluruh kalangan masyarakat dari berbagai jenis gender dan kelas semuanya tahu Facebook. Tua, muda, dewasa, anak-anak, laki-laki, perempuan, bahkan kaum sepuh pun sebagian diantaranya masih ada yang tetap ingin eksis di Facebook.

Fungsi Facebook Sebenarnya

Pada dasarnya selain sebagai penyambung jalinan hubungan sosial yang panjang dengan teman, kerabat maupun keluarga, Facebook sangat berperan penting sekali sebagai media berbagi pengalaman dan konten berkualitas kepada pengguna lain yang tergabung dalam audien publik maupun pengikut. Walaupun tidak dipungkiri memang Facebook terkadang justru dijadikan sebagai ajang tolak ukur memperlihatkan pencapaian diri dan menyebarkan pamor, akan tetapi ternyata media sosial satu ini memang memiliki banyak fungsi potensial bagi mereka yang benar-benar bisa memanfaatkannya dengan tujuan positif yaitu mengambil kesempatan secara finansial sebagai Facebook marketing.

Apa Itu Facebook Marketing

Facebook Marketing adalah sebuah konsep dan strategi yang dimiliki seseorang untuk menjual produk-produknya secara online di dunia maya dengan sasaran target marketing melibatkan pengikut yang tergabung dalam hubungan pertemanan di dalam akun pribadinya, Facebook grup, maupun khalayak publik dimana proses pemasarannya sama sekali tidak memerlukan biaya.

Lain halnya dengan Facebook Advertising yang memerlukan biaya atas konten iklan produk kita yang dibagikan kepada pengguna yang telah ditargetkan secara spesifik yang pengelolaannya pun sudah diatur oleh server provider berkualitas yang berkompeten.

Tiga Elemen Pendukung Facebook Marketing Yang Handal

Agar dapat memanfaatkan Facebook secara efektif dan efisien yang sesuai dengan perencanaan marketing yang tepat sasaran dan mengena kepada target audiens yang terhubung, maka diperlukan 3 elemen pendukung Facebook marketing yang harus disiapkan, yaitu :

  • Konten Terbaik.

Karena tujuan penggunaan Facebook disini adalah akun untuk menjual produk, maka membuat postingan yang menarik dan tidak membosankan adalah sesuatu yang sangat penting dan pokok. Karena disinilah ujung tombak apakah pemirsa yang terlibat dalam akun menjadi tertarik ataukah kesal.

Jangan lupa bahwa pengikut dalam akun adalah orang-orang yang juga menggunakan Facebook untuk alasan yang berbeda-beda. Perhatikan bahwa tujuan utama seorang Mark Zuckerberg sebagai pendiri situs jejaring sosial populer ini tidak menciptakan Facebook untuk berjualan, melainkan revolusi keterbukaan yang menciptakan orang-orang terhubung dan berbagi segala hal yang penting dari dan untuk mereka sendiri sebagai pengguna.

Jadi, untuk menghindari kebosanan dan komentar pedas dari audiens, sebaiknya konten diisi dengan postingan berselang-seling antara iklan produk dengan hal-hal menarik diluar iklan. Buat isi konten postingan seperti sedang tidak beriklan walaupun sebenarnya bertujuan memberikan efek penasaran kepada pemirsa dan diharapkan pada akhirnya akan bertanya tentang produk yang terkait dalam postingan.

  • Halaman Grup Bisnis.

Untuk menghindari ketidaknyamanan pemirsa melihat konten jualan kita dalam timeline akun pribadinya, sebaiknya bergabung dalam grup bisnis Facebook atau membuatnya sendiri dan mengajak target pemirsa untuk ikut bergabung. Ini lebih terfokus karena pemirsa merupakan pengguna yang juga memiliki maksud dan tujuan yang sama yaitu berjualan dan membeli.

  • Facebook Advertising.

Karena dalam Facebook marketing belum tentu semua orang akan melihat postingan kita, ada baiknya memanfaatkan Facebook advertising walaupun sedikit harus mengeluarkan biaya. Ini bertujuan sesuai dengan tugasnya yaitu mendapatkan perhatian para pengguna Facebook yang telah ditargetkan secara spesifik.

Untuk menjalankan praktik Facebook marketing yang handal sebaiknya memperhatikan khalayak yang akan melihat isi konten. Informasi profil khalayak menjadi faktor utama dalam Facebook marketing karena disinilah pelanggan yang potensial terkumpul. Juga jangan terlalu fokus pada postingan penjualan, bisa-bisa akun kita di delete permanen oleh teman.